Kutatv.com II Mangupura. Jelang pelaksanaan Atiwa tiwa dan Mepandes Massal, Desa Adat Kuta menggelar Diklat / pelatihan Pemangku Sangging pada Minggu (21/6/2026) di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung.

Diklat diselenggarakan oleh “Pasraman Luwih Bagia” Desa Adat Kuta diikuti 66 Orang Pemangku yang berasal dari Pemangku Kahyangan Tiga, Paibon dan Dadia SeDesa Kuta.
Pengurus Pasraman, I Wayan Warsa menyampaikan, diklat ini bertujuan meningkatkan kopetensi sumber daya manusia dalam rangka melaksanakan Upacara Manusa Yadnya ‘Mepandes masal’ yang dirangkaikan dengan Upacara Atma wedana yang akan diselenggarakan bulan September mendatang.
Selain tugas Pemangku sebagai pengayah desa di parahyangan, juga perlu dibekali dengan pengetahuan yang memadai dalam penyelenggaraan mepandes masal, sehingga prosesi pelaksanaan sehanan yadnya berjalan dengan lancar, ujar Wayan Warsa.
Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana dalam sambutan diklat Sangging ini, tidak menyangka bahwa warga Desa Adat Kuta begitu antusias mengikuti prosesi Mepandes.
“Tidak disangka, pelaksanaan Mepandes massal yang baru pertama kali dilaksanakan, dari data sementara yang telah mendaftar diikuti oleh sekitar 70 peserta”, jelas Alit Ardana.
“Kegiatan seperti ini akan terus kami dukung untuk meningkatkan SDM para pengayah Desa, dengan prinsip dari, oleh dan untuk kita”, tegas Jro Bendesa Kuta Alit Ardana.
Diklat Sangging sendiri dibuka oleh Bendesa Adat Kuta, dihadiri oleh Pemangku Kahyangan Tiga Desa Adat Kuta, Prajuru Desa Adat Kuta, Serati Banten, dan Peserta. ( Jul/Ktv )


