PEDAGANG KAKI LIMA, UMKM DAN TOKO BERJEJARING PENYEBAB BANYAKNYA TUMPUKAN SAMPAH DI KUTA, LEGIAN DAN TUBAN

Kutatv.com II Mangupura. Tumpukan sampah yang tidak terkendali selama 3 hari di wilayah Kelurahan Tuban, Kuta dan Legian, dimana sampah tersebut dibuang pada titik yang tidak semestinya menimbulkan fenomena sampah berserakan dan bau tak sedap.

Untuk menangani hal tersebut, Kecamatan Kuta, bersinergi dengan Kelurahan Kuta, Kelurahan Legian dan Kelurahan Tuban, melakukan pengangkutan sampah tersebut.

Ada sekitar 10 Truk sampah dikerahkan untuk menuntaskan sampah tersebut.
Menurut Sekcam Kuta, I Made Agus Suantara ketika ditemui oleh wartawan usai melakukan aksi pengangkutan sampah pada Selasa (5/5/2026) di Kantor Kecamatan Kuta, kesadaran masyarakat Kuta untuk mematuhi mulai dari memilah sampah dari rumah tangga hingga disiplin membawa ke titik pengangkutan sampah yang telah disiapkan mencapai lebih dari 60 persen.

Terlebih Kuta sendiri merupakan wilayah yang relatif sempit, padat penduduk.
“Di Tuban, Legian dan Kuta penyebab terjadinya tumpukan sampah berasal dari horeka, pedagang kaki lima, umkm dan toko berjejaring dimana sampah tersebut merupakan sampah makanan dan sampah yang tercampur (tidak dipilah) sehingga tidak dapat diangkut oleh petugas DLHK”, jelas Agus Suantara.

Di Kecamatan Kuta, ada sejumlah titik rawan yang menjadi perhatian ekstra dimana menjadi tempat pembuangan sampah, yakni di Legian ada 2, Kuta 2 dan Tuban 6.

“Disepanjang jalan Kediri, gang satria 1, banyak tumpukan sampah, dikarena sepanjang jalan Kediri berederet makanan dan berbatasan dengan Kelurahan Kuta, terlebih banyak oknum warga disana membuang / menaruh sampahnya di atas trotoar dan di depan tempat usahanya” , jelas Agus Suantara.

Tindakan ini, jelas sekali akan menganggu citra pariwisata Kuta, dan dapat disalahgunakan dengan meviralkan tumpukan sampah tersebut.

Sementara itu, untuk titik pengangkutan sampah di puja sera segara ditutup dan rencana dipindahkan ke kubu anyar (tanah desa) keputusan ini dilakukan  untuk memudahkan pengawasan ketika ada warga yang membawa sampahnya ke lokasi. ( Jul/Ktv )

 

Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD Badung dampingi ...
BUPATI BADUNG TINJAU KESIAPAN OPERASIONAL RSUD ...
Kuta Terapkan Sanksi Denda “Pembuang Sampah ...
TEGAS, “LURAH KUTA LARANG MENARUH SAMPAH ...