Kutatv.com II Mangupura. Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmennya untuk melakukan penataan besar-besaran di kawasan Pantai Kuta, Legian, hingga Seminyak atau pantai Samigita. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya mengembalikan kejayaan destinasi wisata andalan Bali tersebut agar kembali menjadi magnet utama kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menilai kawasan pantai di wilayah tersebut memiliki potensi luar biasa karena keindahan alamnya masih menjadi daya tarik utama. Namun kondisi di lapangan saat ini dinilai masih membutuhkan perhatian serius, terutama dari sisi kebersihan, penataan fasilitas umum, serta estetika kawasan wisata.
Penataan kata bupati asal Pecatu ini, menjadi agenda prioritas pemerintah daerah yang sedang dipersiapkan secara matang bersama seluruh jajaran terkait.
Menurutnya, potensi Pantai Kuta sangat besar jika dikelola secara serius dan konsisten.
“Kkawasan ini memiliki panorama yang sangat indah, namun apabila kondisi kumuh terus dibiarkan, maka hal tersebut justru akan menjadi hambatan besar dalam mengembalikan citra Samigita sebagai kawasan wisata unggulan seperti masa kejayaannya dulu,” kata Bupati Adi Arnawa saat ditemui usai kegiatan Korve di Kuta, Jumat (15/5/ 2026).
Bupati Badung Adi Arnawa juga menyinggung perkembangan kawasan wisata Sanur yang menurutnya mampu menunjukkan tren positif. Ia mencontohkan tingkat okupansi hotel di Sanur yang rata-rata mencapai sekitar 80 persen. Kondisi itu menunjukkan bahwa destinasi tersebut berhasil menjadi salah satu daya tarik wisata yang diminati wisatawan.
Hal itu menjadi motivasi bagi Pemkab Badung untuk mengembalikan kejayaan kawasan Kuta, Legian, dan Seminyak.
Menurutnya, kekuatan utama kawasan Samigita sebenarnya terletak pada keindahan pantai yang dimiliki. “Jika kawasan tersebut ditata dengan baik, bersih, dan memiliki pemandangan yang terbuka tanpa gangguan visual, maka bukan hal sulit bagi Samigita untuk kembali menjadi destinasi favorit wisatawan dunia,” ucapnya.
Terkait rencana penataan dimaksud, Bupati mengungkapkan dirinya bersama Sekretaris Daerah, Dinas Pekerjaan Umum, dan jajaran terkait telah menyusun konsep penataan mulai dari kawasan pantai di depan Hard Rock Hotel hingga ke Seminyak.
Penataan tersebut akan dilakukan secara bertahap namun terintegrasi agar hasilnya benar-benar mampu menghadirkan wajah baru kawasan pantai. Termasuk juga fokus utama dalam penataan itu adalah penyediaan solusi parkir yang representatif.
“Saya sedang memikirkan juga untuk mencarikan solusi untuk dimana kita akan menyiapkan parkir sehingga nanti tidak ada kendaraan-kendaraan lewat Pedestrianism pantai legian. Sehingga ini akan sangat bagus dan wisatawan akan senang datang ke sini karena ada tempat buat mereka untuk jalan-jalan, untuk olahraga sambil dia menikmati pantai,” terangnya.
Bupati menekankan bahwa pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan pariwisata Badung. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mulai membangun pola pikir bersama dalam menjaga Kuta sebagai aset besar daerah.
Ia juga menegaskan keseriusannya sebagai kepala daerah dalam menangani kondisi pantai yang selama ini banyak mendapat sorotan dari wisatawan maupun publik di media sosial. Banyak masukan yang diterima pemerintah terkait perlunya pembenahan kawasan Pantai Kuta, Legian, dan Seminyak agar tampil lebih layak sebagai destinasi kelas dunia.
Kondisi itu, menurutnya, tidak boleh diabaikan. Pemerintah harus bergerak cepat dan seluruh elemen wajib bersinergi untuk membangkitkan kembali citra kawasan wisata tersebut.
Selain pemerintah dan masyarakat, peran pengusaha juga dianggap sangat penting dalam menjaga kualitas kawasan wisata.
“Sinergi antara pemerintah, desa adat, masyarakat, dan sektor swasta diyakini akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan revitalisasi kawasan secara menyeluruh,” jelasnya.
Program ini juga disebut selaras dengan visi pembangunan Badung dalam mewujudkan pariwisata berkualitas yang berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali.


