Kutatv.com, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Komang Merta Jiwa, I Gusti Anom Gumanti, I Made Rai Wirata, I Nyoman Suhartana, perwakilan Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Munggu, serta Bendesa Adat se-Desa Munggu, menghadiri prosesi sakral Karya Ngerehan Ida Bhatara Ratu Bagus, Ida Ratu Ayu, Ida Ratu Mas dan Ida petapakan (kalika), sesewunan Kahyangan Jagat yang digelar di Pura Dalem Sakenan Munggu, Kecamatan Mengwi, Minggu, 18 Januari 2026.
Pada ini kesempatan Bupati Adi Arnawa turut melaksanakan prosesi nyumpangin Sekar Emas pada Sekar Taji Ida Bhatara Ratu Bagus dan I Gusti Anom Gumanti pada Ida Ratu Ayu, sebagai wujud penghormatan dan bakti kepada Ida Bhatara.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian adat, agama, dan budaya Bali,
Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan Dana Hibah Tahun Anggaran 2025 senilai Rp742 juta lebih untuk mendukung pelaksanaan rangkaian karya di Desa Adat Munggu.
Dalam sembrama wacana, I Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya upacara serta berharap seluruh rangkaian karya berjalan lancar dan khidmat.
“Kami memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan adat yang telah dipersiapkan dengan perencanaan dan penganggaran yang matang. Dana hibah ini harus dikelola secara tepat sasaran untuk mendukung keberlangsungan kegiatan adat dan kebutuhan masyarakat setempat,” ujarnya.
Selain menyampaikan dukungan terhadap kegiatan adat, Bupati juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memaparkan sejumlah program strategis Pemkab Badung tahun 2026.
Program tersebut antara lain percepatan pembangunan jalan baru untuk mengurai kemacetan, penanganan sampah di sungai guna mencegah banjir, serta berbagai program sosial bagi masyarakat.
“Pemkab Badung terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui bantuan sosial, mulai dari beasiswa S1 gratis bagi keluarga berpenghasilan rendah, bantuan kematian sebesar Rp10 juta, bantuan disabilitas, hingga santunan lansia sebesar Rp3 juta tepat di hari ulang tahunnya,” tambahnya.
Sementara itu, Manggala Karya I Made Rai Sujana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran eksekutif dan legislatif Kabupaten Badung atas dukungan yang diberikan.
Ia merinci bahwa dana hibah Rp742 juta lebih tersebut bersumber dari Anggaran Perubahan 2025, ditambah partisipasi swadaya masyarakat serta kontribusi Kepala Lingkungan Adat Desa Munggu sebesar Rp50 juta.
Rai Sujana juga menjelaskan bahwa rangkaian upacara telah dimulai sejak 15 September 2025, dengan puncak karya berlangsung pada Januari 2026. Rangkaian selanjutnya akan dilanjutkan dengan upacara melaspas, pasupati, serta persembahyangan di Pura Luhur Sampurna.
“Kami mengajak seluruh krama untuk terus menjaga soliditas dan kebersamaan demi kelancaran seluruh rangkaian upacara,” pungkasnya


