ASET KOPERASI MANDARA SEDANA KUTA MENCAPAI 76 MILIAR LEBIH

Kutatv.Com || Badung, Koperasi Konsumen Mandara Sedana Kuta, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke 9 Tahun 2025 bertepatan dengan Hari Kasih Sayang (Valentine day) pada Sabtu (14/2/2026) dengan tema “Penguatan Pondasi dan Transformasi Strategis Madata Menuju Ekosistem Koperasi Yang Terintegritas” bertempat di Kantor Koperasi Mandara Sedana Kuta, Jalan Legian Kuta Gang Bendesa Nomor 5, Badung.

Dalam RAT Koperasi Mandara Sedana Kuta, dihadiri oleh Dinas Koperasi UKM Bali, Dekonpinwil Bali, Puskop Jagadhita Badung, Ketua Koperasi Mandara Sedana, Pengawas Koperasi Mandara Sedana Kuta, dan Para anggota.

Untuk undangan RAT ke 9 Koperasi Mandara Sedana memanfaatkan tekonologi informasi berupa memberikan surat undangan elektronik kepada anggota, dan kehadiran mencapai 57 persen.

Koperasi Mandara Sedana Kuta memiliki jumlah angota mencapai 2.032 orang, dengan Aset mencapai lebih dari 76 Miliar Rupiah, Pinjamanyang diberikan mencapai lebih dari 52 Miliar Rupiah, Simpanan mencapau lebih dari 68 Miliar Rupiah, Modal per 2025 mencapai lebih dari 5 Miliar Rupiah, dan SHU yang dibagikan mencapai lebih dari 528 Juta Rupiah.

Ketua Koperasi Mandara Sedana Kuta, I Wyan Durna Arsana, mengungkapkan bahwa realisasi aset di Tahun 2025 mencapai 76.546.056.677 diluar ekspetasi. Hal ini berkat kepercayaan para anggota untuk melakukan simpan pinjam di Koperasi Mandara Sedana Kuta dan adanya sejumlah program unggulan yang begitu sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami di Koperasi Mandara Sedana Kuta, telah memiliki Roadmap untuk 1 Dekade kedepan, dan dimulai pada 2026 dengan melakukan ekspansi yakni membuka Kantor Cabang Koperasi Mandara Sedan Kuta, sehingga dapat menjangkau para anggota baru dan juga akan melaksanakan tirta yatra ke daerah Lombok”, ujar Durna Arsana.

Menurut Sekretaris Dinas Koperasi UKM Provinsi Bali, I Ketut Meniarta mengatakan Koperasi Simpan Pinjam di Bali rata rata kelebihan likuiditas dana, sehingga Koperasi perlu melakukan inovasi di dalam memanfaatkan modal yang ada.

“Beberapa tahun lalu banyak Koperasi kekurangan modal, namun seiring adanya program dari pemerintah untuk membiayai pelaku usaha dengan kredit bunga murah atau KUR, tentu para pengusaha/ UMKM beralih untuk memanfaatkan KUR yang ada. Namun demikian, ini tentu membuat koperasi memiliki modal yang tidak tersalurkan. Nah, untuk itu dari Dinas Koperasi UMK Bali, mendorong agar koperasi menjadi rumahnya para pengusaha UMKM, dan dapat memberikan pembiayaan untuk para anggotanya yang memiliki usaha”, kata Meniarta.

Ketut Meniarta juga meminta Koperasi tidak menetapkan bunga yang tinggi, untuk anggotanya yang memiliki usaha bisa memberikan pinjaman dengan bunga yang rendah, agar usahanya dapat berkembang.
“Dengan usaha para anggotanya berkembang, tentu akan memerlukan modal lagi, sehingga dana koperasi dapat berputar, sehingga Koperasi mendapatkan benefit dari anggotanya yang usahanya terus berkembang. Ini menjadi salah satu upaya dari koperasi menyikapi dimana koperasi saat ini kelebihan dana”, tambah Meniarta.

Pada RAT ke 9 ini Koperasi Mandara Sedana Kuta, selain memberikan sembako untuk para anggotannya juga memberikan penghargaan kepada merchant atau usaha milik anggotanya dengan transaksi penjualan terbanyak dan juga memberikan bingkisan hadiah untuk anggotanya yang telah hadir mengikuti RAT kali ini.(Jul/Ktv).

Berita Terkait

Jika Bali Sepi, Lalu Mengapa Ekonominya ...
Wacana pembentukan Badan Otoritas Pengelola Pantai, ...
Pembukaan Badung UMKM Week 2025 Batch II
Mesrepon Menkeu Purbaya, Ponda Wirawan Pastikan ...