Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Ketau DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Hadiri Karya Atma Wedana Dan Mepandes Masal Desa Adat Kuta, Kamis, 10/9/2026. Foto by: Ajk/Ktv
Kutatv.Com || Mangupura.Krama Desa Adat Kuta menggelar rangkaian Upacara Atma Wedana, Nyekah Kurung Nyatur Rebah, dan Upacara Manusa Yadnya (Mepandes/Metatah) secara massal, Kamis (10/9/2026). Kegiatan dipusatkan di Bale Peyadnyan, Setra Asem Celagi, Desa/Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta-Badung.
Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana menyampaikan, upacara massal ini meliputi Ngaben sebanyak 12 sawa, Warak Keruron 60 sawa, Ngelangkir 20 sawa, serta Nyekah 91 sawa dan Mepandes diikuti 69 orang.
“Seluruh banten dikerjakan oleh serati banten dari 13 banjar di Desa Adat Kuta, dengan konsep memperdayakan sumberdaya lokal, dari oleh dan untuk kita,” jelas Alit Ardana.
Alit Ardana menambahkan, semua pemilet tidak dipunggut biaya, tetapi krama pemilet tidak mau sepenuhnya gratis, pemilet mepunia sebagai wujud bakti pada hyang Leluhurnya.
Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Badung dan Provinsi Bali yang telah banyak membantu, sehingga Rangkaian Karya Atma wedana, mepandes massal ini bisa terlaksana dan Puncak karya adat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 11 September 2026. Upacara dipuput oleh Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Wijaya Nanda dari Griya Kutuh selaku Yajamana Karya.
Pada acara tersebut hadir Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti anggota DPRD Badung hadadir sebagai upasaksi serta mengikuti prosesi Ngastawang.
Dalam sambutannya, Wagub Giri Prasta menyampaikan Pemprov Bali dan Pemkab Badung terus bersinergi menata wilayah Kuta, termasuk melalui rencana pembangunan moda transportasi trem.
“Masyarakat Kuta harus menjadi tuan di rumahnya sendiri. Kami mendoakan agar pelaksanaan upacara berjalan lancar dan krama Desa Adat Kuta tetap bersatu-padu menanggung suka dan duka,” kata Giri Prasta.
Seusai acara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
“Pelaksanaan upacara massal yang dikerjakan bersama-sama oleh 13 banjar ini mampu meringankan beban ekonomi krama sekaligus menjadi bukti nyata kokohnya tradisi warisan leluhur. Kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi dan memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian adat, agama, dan budaya di Kabupaten Badung,” ujarnya.
Pada Upacara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, I Nyoman Sudana, dan I Wayan Puspa Negara. Hadir pula Sekcam Kuta I Putu Dedik Adi Ardiana beserta unsur Tripika, Bendesa Madya MDA Badung Ida Bagus Gede Widnyana, perwakilan PHDI, MDA Kecamatan Kuta, para bendesa adat se-Kecamatan Kuta, perwakilan Lurah Kuta, serta krama setempat.
Editor & Foto : Ajk/Ktv


