Kutatv.com II Mangupura. Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, bersama anggota DPRD Badung dan Forkompinda Badung, mendampingi Gubernur Bali, I Wayan Koster menghadiri acara Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Sektor Pariwisata pada Kamis, (07/05/2026) bertempat di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.

Pada acara Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Sektor Pariwisata, juga dihadiri oleh Deputi Bidang Penegakan hokum Lingkungan Hidup kementrian Lingkungan Hidup/ Badan Pengendali Lingkungan Hidup diwakili oleh Direktur Pengaduan dan Pengawasan Lingkungan Hidup, Ardyanto Nugroho.
Kehadirian Gubernur Bali dan Direktur Pengaduan dan Pengawasan sebagai bentuk perhatian serius dalam kondisi darurat sampah yang berdampak penting dalam kualitas lingkungan hidup, berdampak pada kesehatan masyarakat dan menurunkan citra pariwisata apabila tidak ditangani dengan baik dan tuntas.
Pemerintah Badung mendorong percepatan penanganan sampah berbasis sumber, utamanya yang berasal dari hotel, restaurant dan kafe (horeka).
Dari pendataan hotel, restaurant dan kafe di Badung per 15 MAret 2026 – 5 Mei 2026 ada 519 usaha, dimana 2.881 usaha (55,4 persen) telah melakukan kerjasama dengan pihak ketiga untuk pengolahan sampahnya, 1.194 usaha (23.0 persen) diolah secara mandiri dan 1.123 usaha (22,8 persen) belum mengolah sampahnya,” ungkap Bupati Badung Adi Arnawa.
Pemerintah Kabupaten Badungpun menghimbau kepada para pengusaha hotel restaurant dan kafe, untuk memulai mengolah sampahnya sendiri khususnya sampah organic menjadi kompos dimana dananya bersumber dari CSR. ( Jul/Ktv)


