WAGUB BALI GIRI PRASTA HADIRI UPACARA MELASPAS DAN MENDEM PEDAGINGAN PURA DALEM KAHYANGAN KUTA

KutaTV.Com || Badung, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta , Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, Komisi 4 DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana, Forkompinda Badung, MDA Kabupaten Badung, Camat Kuta, Lurah Kuta dan Bendesa Adat Kuta,, serta Masyarakat Desa Adat Kuta, menghadiri Upacara Melaspas dan Mendem Pedagingan Pura Dalem Kahyangan Desat Adat Kuta (18/3/2026) bertempat di Jalan Bakung Sari Kuta, Badung.

Pembangunan Pura Dalem Kahyangan Desat Adat Kuta, bersumber dari Dana Hibah Kabupaten Badung, sebesar 14 Miliar Rupiah.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dalam sambutannya mengatakan berkat doa dan restu Ida Betara pembangunan Pura Dalem Kahyangan sebagai Stana Dewa Siwa, telah berjalan dengan lancar dan labda karya.

“Rangkaian prosesi pelaksana upacara setelah pembangunan Pura Dalem Kahyangan Kuta, meliputi mulai dari mecaru melaspas, mendem pedagingan, untuk mengembalikan kesucian Pura Dalem Kahyangan,  Stana Ida Betara Siwa sebagai Pelebur”, jelas Bupati Badung

Bupati Badung, Adi Arnawa menambahkan berkat semangat masyarakat Desa Adat Kuta, dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Badung dalam Memperbaiki dan Membangunan periangan Ida Betara, dimana saat itu Bupati Badung masih dijabat I Nyoman Giri Prasta dan sekarang menjadi Wakil Gubernur Bali

“Sekarang Pura Dalem Kahyangan telah baik, bagus. Nah selanjutnya untuk prosesi upacara di Pura Desa, Pura Puseh dan Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Kuta, Pemerintah Kabupaten Badung siap membantu”, ungkap Adi Arnawa

Pada kesempatan ini Bupati Badung, memberikan Punia dan diterima oleh Bendesa Adat Kuta.
Sementara itu, Wakil.Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta mengungkapkan bahwa pada jaman dulu, ada 9 sekte ada di Bali, dan berkat Mpu Kuturan menyatukan sekte sekte tersebut di Pura Pesamuan, dan memperkenalkan konsep Tri Murti,  Kahyangan Tiga. Desa Adat di Bali.

“Pura Desa, Pura Puseh, Pura Dalem, Tri Sakti Wisesa, tiga kekuatan yakni Brahma, Wisnu dan Iswara, sekarang disebut Kahyangan Tiga. Dipimpin oleh Bendesa Adat dan diempon oleh masyarakatnya”kata Giri Prasta.
Kedepannya Desa Adat Kuta, akan menggelat upacara Usaba Desa Usaba Nini, sebagai bentuk syukur dan cihna bakti masyarakat Desa Adat Kuta , atas waranugraha berupa kemakmuran, dan keselamatan Ida Sanghyang Widi Wasa melalui prabawanya Para Dewata.. 

 

Berita Terkait

Bupati Adi Arnawa Tandatangani Prasasti Karya ...
Ketua DPRD Badung Hadiri Karya Pemelaspasan ...
DPRD Badung Apresiasi Toleransi Beragama di ...
Hujan diserta Angin tidak menyurutkan Dewan ...