I Wayan Puspa Negara Anggota DPRD Kabupaten Badung Ketua Fraksi Gerindra ( Foto/Ajk)
Kutatv.com II Mangupura. DPRD Kabupaten Badung I Wayan Puspa Negara mengatakan bahwa penataan pantai atau juga disebut dengan revitalisasi pantai Kuta, Legian dan Seminyak terus dikebut oleh Kementerian PUPR RI melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida dan bekerjasama dengan JICA dengan anggaran dana sekitar 267 miliar rupiah bersumber dari pemerintah pusat dan pemeritah kabupaten Badung, saat ditemui usai menghadiri acara Pisah sambut Camat Kuta rabu (22/7/2026).
Proyek konservasi pantai tersebut melalui 3 tahapan pelaksanaan yakni pembangunan breakwater atau pembuatan pemecah ombak,revetmen dan pengisian pasir.
Proyek ini telah dimulai pada sekitar bulan Januari 2025 dan berakhir di bulan November 2026,
Menurut anggota DPRD Badung asal Legian, I Wayan Puspa Negara, meminjam istilah krakab ketemu di batu yakni hidup segan mati tak mau, seperti itulah gambaran ekalasi pelaksanaan proyek penataan pantai kuta, yang utamanya dipengaruhi faktor alam yang luar biasa, dimana pantai kuta mengalami abrasi cukup parah mencapai 15 – 20 meter setiap tahunnya.
“Eskalasi pelaksanaan pantai kuta ibarat krakab ketemu di batu, hidup segan mati tak mau, dimana dipangaruhi faktor cuaca alam yang luarbiasa, dengan abrasi pantai kuta mencapai 15 – 20 meter pertahunnya menurut BWS Bali Penida, “ jelas Puspa Negara.
Puspa Negara juga menambahkan bahwa tahapan penataan pantai, dengan pembangunan 5 unit breakwater, dengan panjang sekitar 100 meter telah usai.
“rupanya kita mendengar bahwa kendala pengerjaan revitalisasi pantai kuta ini adalah adanya mesin penyedot pasir yang saat ini rusak, sehingga kita harus mendatangkan alat dari Negara Maroko,” tambah Puspa Negara.
Diharapkan penyelenggara proyek revitalisasi pantai kuta dalam hal ini Kementerian PUPR RI melalui BWS Bali Penida untuk segera mengambil langkah langkah strategis agar proses pengisian pasir segera dapat dilakukan. Sehingga pelaksanaan penataan pantai kuta dapat berjalan cepat dan bisa mengembalikan wajah pantai kuta seperti semula dan kembali menjadi destinasi yang indah bagi masyarakat dan wisatawan.(Jul/Ktv)


