DPRD Badung dukung penuh pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan

Foto : Rapat Paripurna Istimewa DPRD kabupaten Badung ke 8 masa sidang pertama tahun 2025 – 2026 dalam rangka peringatan HUT ke 16 Mangupura, kabupaten Badung, minggu (16/11/2025). (Jul/ktv)

Mangupura (Kutatv.com)-DPRD kabupaten Badung melaksanakan rapat paripurna istimewa DPRD Badung ke 8 masa sidang pertama tahun 2025 – 2026 dalam rangka peringatan HUT ke 16 Mangupura, kabupaten Badung (16/11/2025) mengangkat tema Rumaketing Taksuning Bhuana memiliki makna satukan semua potensi untuk membangun Badung bertempat di ruang sidang utama Gosana DPRD Badung.
Rapat paripurna Istimewa ini dihadiri oleh Bupati Badung, Wayan Adi Arnawa didampingi oleh Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta dan para OPD kabupaten Badung, serta para undangan lainnya.

Foto : Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, saat diwawacarai oleh media, minggu (16/11/2025) Jul/ktv
Foto : Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, saat diwawacarai oleh media, minggu (16/11/2025) Jul/ktv

Rapat paripurna istimewa ini dipimpin dan dibuka untuk umum oleh Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, dan didampingi oleh wakil ketua serta anggota DPRD Badung.
Hadir dalam Sidang DPRD kali ini diikuti oleh 30 anggota termasuk pimpinan DPRD , sedangkan 15 anggota tidak hadir.
Dalam Rapat Paripurna ini, bupati Badung dalam sambutannya mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi naik, kami harapkan tidak hanya tinggi secara angka tapi juga merata dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Dari sisi kesejahteraan sosial, faktor kemiskinan telah mengalami penurunan yang signifikan dari 2,23 % pada tahun 2024 menjadi 1,90 % pada tahun 2025, turun sebesar 0,33 %.
Tingkatan kemiskinan Extrem berhasil ditekan hingga 0 % yang menunjukan bahwa tidak ada lagi masyarakat Badung yang berada di bawah garis kemiskinan extrem. Capaian positif juga dilihat dari tingkat pengangguran terbuka yang turun dari 1,83 % di 2024 menjadi 1,58 % di 2025. Penurunan ini merupakan hasil sinergitas antara pemerintah , dunia usaha dan masyarakat dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan produktifitas tenaga kerja seiring dengan membaiknya sektor pariwisata, dan perekonomian masyarakat secara umum.
Sektor makro lainnya yakni indeks pembangunan manusia (IPM) terus menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun dan tetap berada di atas rata rata nasional maupun provinsi Bali. IPM kabupaten Badung tahun 2025 tercatat 83,73% masuk dalam kategori sangat tinggi. Pencapaian tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar khususnya dibidang pendidikan, kesehatan dan daya beli.
Sementara itu,  desain kota mangupura akan dilakukan sejumlah langkah langkah termasuk melalui penataan infrastruktur yakni kecamatan Kuta Selatan, kecamatan Kuta Utara dan kecamatan Mengwi. Seperti jalan Gatot Subroto dan terminal mengwi.
“Perbatasan kota Tabanan dengan Badung akan dibuatkna bangunan ikonik yang menjadi lambang sekaligus suasana bagi siapa saja yang datang dari Tabanan. Juga akan dibangun infrakstur jalan yakni jalan tri buana yakni jalan ke Tabanan menuju Badung akan masuk ke terminal Mengwi dengan penataan pedestrian hijau, termasuk pasar bringkit akan dipindahkan. Walaupun baru 8 bulan menjabat, langkah kedepan dengan pembebasan lahan di kecamatan Kuta Selatan yang ada bottle necknya di tahun 2025 kita siapkan anggaran lebih dari 1,4 Triliun Rupiah. Seperti jalan Ayana – Uluwatu untuk 2 ruas jalan. Uluwatu – Nusa dua, untuk menimalisir kendaraan dari GWK menuju Uluwatu. Begitupun kemacetan di petitenget, brawa , batu Belig , kedepan di 2025 pembebasan 2026 selesai untuk mengurai kemacetan.” Kata Bupati Badung Adi Arnawa.
Sementara itu, Ketua DPRD kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti mengungkapkan sangat mendukung langkah langkah pemerintah untuk mengurangi kemacetan. “Kita memberikan ruang kepada Bupati Badung dalam rapat Paripurna Istimewa, di forum tertinggi yakni dalam rangka memyambut HUT ke 8 Mangupura, tentang program yang dicapai maupun yang akan dicapai. Walaupun baru 8 bulan sejak dilantik, pasti sudah banyak yang dibangun untuk Badung. Terpenting ke depan desain Badung seperti apa kita di DPRD sangat mendukung langkah langkah untuk mengurangi kemacetan “.
Editor : Jul/ktv

Berita Terkait

Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor ...
Update Korban Banjir dan Longsor Terbaru ...
Gubernur Koster Hentikan Izin Hotel di ...
Dampak Erupsi Semeru: Tiga Warga Luka ...