Kuta,Badung ( Kutatv.com ) – keberadaan TPST yang dilengkapi mesin incenerator sangat membantu pemerintah kabupaten Badung dalam mengatasi permasalahan persampahan, hal ini diungkapkan oleh PLT Kadis DLHK Kabupaten Badung Made Rai Wirastuthi pada (20/12/2025) ketika meninjau ujicoba TPST Padang Seni Kuta di jalan Bypas Ngurah Rai .
PLT Made Rai Wirastuthi mengungkapkan bahwa produk sampah di kabupaten Badung mencapai 800 ton perhari , dengan terbanyak berasal dari wilayah Badung selatan meliputan Kuta Utara, Kuta, dan Kuta Selatan, sedangkan untuk Badung Utara , sekitar 250 ton perhari.
Sehingga Badung Selatan dengan sekitar 550 ton sampah dipengaruhi oleh pesatnya sektor pariwisata. Sehingga keberadaan incenerator sangat membantu mengurangi sampah.
Terlebih sebaran mesin incenerator diantaranya seperti daerah Kuta 2 unit , Tuban 2 unit , cemagi 1 unit , Pererenan 1 unit, Bualu 1 unit , dan Pecatu 1 unit.
“ minimal mengurangilah sampah yang dibawa ke TPA” kata Made Rai Wirastuthi.
Harapannya , masyarakat dan pengusaha memilah dan memisahkan sampahnya .
“minimal 1 saja, organik saja” imbuhnya.
Untuk sekarang ini, DLHK Badung masih melayani sampah rumah tangga sesuai jalur yang sudah ada dan belum melayani sampah masyarakat melalui pihak swasta yang lewat jasa sampah. “ Kita masih mendata jasa sampah yang sampahnya dibawa ke TPA suwung. Itu yang masih kita data, melalui Kecamatan” kata Made Rai Wirastuthi


