Kutatv.Com || Badung,- Sehari sebelum kedatangan para finalis Ogoh Ogoh dari Yowana dan Sekeha Teruna, para pekerja telah mulai merampungkan pendirian tenda / regging (2/3/2026) di area Balai Budaya Giri Natha Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.
Tenda / Regging setinggi 7 – 8 meter telah dipersiapkan guna sebagai tempat pajangan Ogoh Ogoh dari tanggal 6 hingga 8 Maret 2026, dalam gelaran Badung Saka Fest 2026.

Badung Saka Fest merupakan ajang bergengsi dan prestise bagi para yowana dan Sekeha Teruna Se Kabupaten Badung. Hal ini dikarenakan, hasil kreativitas yakni Ogoh Ogoh yang dibuat lolos dalam penilaian bulan lalu.
Ketua Panitia Lomba Ogoh Ogoh, Ida Bagus Agung Munika, yang juga menjabat Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan Disbud Kabupaten Badung, menjelaskan mulai besok , 3 Maret 2026 Ogoh Ogoh dari masing masing zona bergerak menuju Balai Budaya Giri Natha Mandala, Puspem Badung.
“Tinggi regging, 7 – 8 meter, ini sudah lebih tinggi dari Ogoh Ogoh yang dibuat, dimana kriteria Ogoh Ogoh tingginya tidak boleh melebihi 6 meter, sehingga sudah ada space 2 meter” kata Ida Bagus Agung Munika.
Nantinya Ogoh Ogoh seluruh finalis sudah terpasang di masing masing tenda per 5 Maret 2026
“Demi kelancaran kedatang Ogoh Ogoh setiap zona, akan dilakukan pengawalan dengan melibatkan Dishub, Kepolisian, Kecamatan dan Pesikian Yowana Se Kabupaten Badung “ ungkap Ida Bagus Agung Munika.
Pembukaan Badung Saka Fest mulai 6 Maret 2026 dimana pementasan mulai fragmentari, atraksi Ogoh Ogoh dan Baleganjur, di atas stage atau panggung.
“Nanti Ogoh Ogoh start dari tempat dipajang, memutari Gedung Balai Budaya Giri Natha Mandala, kemudian lanjut naik ke stage untuk pementasan fragmentari maupun pagelaran Ogoh Ogoh tersebut “, ungkap Ida Bagus Agung Munika.
Selama 3 hari Badung Saka Fest juga akan digelar lomba sketsa Ogoh Ogoh, Ogoh Ogoh mini dan Workshope.
Melalui Badung Saka Fest 2026 menjadi ekonomi kreatif dan UMKM di Badung.(Jul/Ktv)


