Komisi IV DPRD Badung Gelar Rapat Kerja Bahas Pelaksanaan SPMB dan PKB.


Kutatv.Com || Mangupura – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung melaksanakan rapat kerja bersama Dinas Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung di ruang rapat Gosana II Gedung DPRD Badung, Rabu, (22/07/2026). Rapat kerja tersebut membahas tentang pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) dan Sitem Penerimaan Murid Baru (SPMB).



‎Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana yang didampingi Wakil Ketua Komisi I Made Suwardana, Anggota Komisi yakni I Nyoman Sudana dan I Wayan Joni Pargawa mengatakan rapat kerja ini mefokuskan kepada dua perangkat daerah. Pasalnya, pertama Disdikpora baru saja menyelesaikan kegiatan SPMB. Dan kedua, di Dinas Kebudayaan yang baru saja melaksanakan dan mengikuti Pesta Kesenian Bali.

‎”Selama ini di Kabupaten Badung sudah berjalan dengan baik, meskipun ada sedikit sedikit yang memang memerlukan perbaikan untuk kedepannya,” kata Graha Wicaksana.

‎Persoalan pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, kata ia, masih ada kekurangan guru, kedua kualitas tenaga pendidik juga perlu ditingkatkan selalu. Dan juga yang terakhir infrastruktur sarana yang ada di sekolah.

‎”Jadi harapan kami ya semua sekolah sekolah yang ada di Kabupaten Badung supaya bisa mengikuti standar yang baik maupun membuat siswa itu nyaman untuk belajar,” ujarnya.

‎lebih lanjut, persoalan di Dinas Disdikpora Kabupaten Badung, kata ia, ada beberapa sekolah yang memang jaraknya jauh-jauh. Jika itu di-grouping yang menjadi korban adalah siswanya. Otomatis akan berjalan jauh, bahkan ada yang sampai sekian kilometer.

‎”Contoh di Pangsan, dan juga ada di Petang juga. Dan memang di sana itu kan jarak jarak tempat tinggal dari warga itu kan sangat berjauhan. Nah, kalau ini kita regrouping, kasihan nanti siswanya,” ungkapnya.

‎Untuk persoalan pada Dinas Kebudayaan, kata ia, secara keseluruhan pihaknya tidak melihat itu bagian dari masalah. Namun, ini adalah bagian dari untuk memperbaiki. Contohnya, penunjukan duta-duta dan itu sudah diakui oleh Kadis Kebudayaan. Sehingga nanti akan diformat lebih transparan dan diadakan festival terlebih dahulu sebelum mereka mengikuti kegiatan di PKB Bali.

‎”Yang terakhir nah adanya seniman yang double. Double kegiatan. Nah ini kan supaya nanti dari Dinas Kebudayaan juga akan melakukan screening lebih lanjut. Dan nantinya tidak ada lagi seniman yang melaksanakan kegiatan itu double, Nggih,” pungkasnya.

‎Ia pun menerangkan, dalam pelaksanaan PKB ini memang dari Dinas Kebudayaan mengalokasikan dana sekitar 7 miliar. Dan pihaknya di dewan memandang ini bukan dari segi pengeluaran. Tetapi ini adalah bagian dari investasi terhadap pelestarian seni dan budaya.

‎”Apabila itu memang perlu ditingkatkan ya untuk di tahun berikutnya memang silakan diajukan untuk ditingkatkan nilainya,” terangnya.(hms)

Berita Terkait

Puspa Negara Kebut Proyek Revitalisasi, Wajah ...
Terima Bantuan Tjsp Csr Dua Unit ...
Bupati Bersama Dprd Badung Sahkan Ranperda ...
DPRD Badung Menerima Penyampaian Jawaban Pemerintah ...