Jaringan Utilitas Terpadu Di Bawah Tanah, cegah pemasangan tiang dan kabel semakin semrawut

Foto : Fb I Wsyan Puspa Negara

Kutatv.com | Badung – DPRD Badung dorong Pemerintah Kabupaten Badung untuk menata utilitas di khususnya di Destinasi Wisata dan di Kabupaten Badung pada umumnya melalui pembangunan Jaringan Utilitas Terpadu di bawah tanah.

Hal ini dikemukakan Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara ketika melaksanakan beach clean up di Pantai Legian, Desa Adat Legian, Kecamatan Kuta, Badung (30/01/2026)

Jaringan Utilitas Terpadu sangat diperlukan untuk mengurangi keberadaan tiang dan mengurai kesemrawutan kabel yang melintang di Destinasi Wisata sehingga merusak pemandangan kawasan tersebut, dan bahkan menyulitkan masyarakat melalui jalan ketika melaksanakan upacara Pitra Yadnya seperti prosesi Ngaben mengarak/ mengusung jenasah mempergunakan Bade ataupun ketika prosesi Nyekah saat mengarak / mengusung mempergunakan Meru atau atap bertumpuk.

Menurut I Wayan Puspa Negara, Jaringan Utilitas Terpadu, sangat bermanfaat untuk mengurangi kabel optik ataupun kabel seluler dan kabel PLN tidak saling tumpang tindih, dan bahkan beranak cucu hingga memiliki cicit.

“Jaringan utilitas di atas kepala kita, sebaiknya ada di bawah tanah. Tahun 2017 pemkab Badung telah ada Jaringan Utilitas Terpadu bawah tanah dari Basangkasa hingga Seminyak, ini sudah ada jaringannya. Hanya saja provider belum ada yang masuk ke dalam tanah. Kami mendorong pemerintah khususnya Badung  ketika membangunan infrastruktur dari jalan protokol, jalan ring road dan jalan lingkungan agar semua utilitas masuk ke dalam tanah” ujar Puspa Negara.

Di Kelurahan Legian, ada sejumlah titik yang utilitasnya telah berada di dalam tanah, seperti jalan Dewi Sri, dan dilanjutkan  Jalan Legian, sehingga mempercantik kawasan tersebut

“Pemerintah Badung harus peduli akan hal ini, dimana jika telah fokus pada infrastruktur termasuk utilitas yang ada di atas kepala kita, kemudian tiang yang beranak pianak, bercucu bahkan bercicit, harus segera dibereskan. Pembangunan infrastruktur Badung harus berkelas, world class infrastrucer. Di tahun 2026, kita meminta agar dilakukan beautifulfikasi termasuk pendestrian (trotoar) samigita, ini dalam tahap detail engineering “ tambah Puspa Negara.( Jul/ktv) 

Berita Terkait

Menteri LH dan Bupati Badung Perkuat ...
SMSI Tabanan Hadir di Puncak HPN 2026, ...
Mesin Insinerator Dihentikan Kementerian Lingkungan Hidup, ...
Ketua DPRD Badung Dampingi Aksi Bersih ...