Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana,
Kutatv.Com- Mangupura. Pasca dilaksanakan upacara melaspas, sekaligus uji coba mesin incenerator di TPST Padang Seni Kuta sebulan lebih pada (20/12/2025) silam.
Masing masing mesin incenerator yakni untuk daerah Kuta 2 unit , Tuban 2 unit belum dapat dioperasikan secara optimal.
Hal ini disebabkan, masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah berbasis sumber.
Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana, yang juga anggota DPRD Badung dapil Kuta menyebutkan keberadaan mesin incenerator 4 unit di TPST Padang Seni, sangat membantu dalam mengurangi pembuangan sampah ke TPA Suwung.
“Mesin incenerator di TPST Padang Seni Kuta, beroperasi sebagian, kendala yang dihadapi dilapangan belum adanya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah. Terlebih dari hulu tidak pernah dipilah, seperti sampah rumah tangga dan pemilik usaha, sehingga perlu terus sosialisasi, ungkap Graha Wicaksana, saat ditemui usai rapat senin, 26/1/2026
“karena bagaimanapun, jika masyarakat tidak memilah sampahnya, dan sampah masih dibuang tanpa dipilah akan berdampak pada optimalisasi mesin incenerator itu sendiri” tambah Graha Wicaksana.
Sebelumnya, keberadaan 4 unit mesin incenerator TPST Padang Seni diharapkan dapat layani 60 ton sampah di daerah seperti Kuta, Legian, Tuban, Kelan, dan Kedonganan dalam selama 24 jam nonstop.(Jul/Ktv)


