DPRD Badung Putuskan Dan Tetapkan Penyertaan Modal Daerah Kepada Perumda Air Minum Mangutama 150 Miliar Rupiah, Harapkan Dapat Penuhi Suplay Air Di Badung Selatan



Mangupura.Kutatv.Com ||  DPRD Badung membahas dan menetapkan laporan Ketua Bapemperda atas mengesahkan Ranperda tentang penyertaan modal daerah kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama pada Jumat (23/10/2026) di ruang rapat Gosana, Gedung DPRD Kabupaten Badung, Puspem Badung.

Sebelum ditetapkan, Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Sugita Putra pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung memaparkan bahwa pemerintah daerah telah mempunyai dana penyertaan modal pada Perumda Air Minum Tirta Mangutama sampai tahun 2025 lebih dari 334, 1 miliar rupiah.
Besarnya penyertaan modal daerah kepada Perumda Air Minum Mangutama yang tertuang dalam ranperda yaitu 150 miliar rupiah, akan direalisasikan secara bertahap selama 3 tahun dari tahun anggaran 2027 sampai dengan tahun anggaran 2029.
Sehingga total penyertaan modal daerah pada perumda air minum mangutama sampai tahun anggaran 2029 mencapai lebih dari 484,1 miliar rupiah.

Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti menerangkan bahwa sebelum diputuskan penyertaan modal daerah kepada Perumda Air Minum Mangutama, telah melalui beberapa tahapan dan mekanisme yang berlaku. Hari ini telah bisa diputuskan dan ditetapkan.
“sebelumnya dapat saya sampaikan dari pengajuan Perumda Air Minum Mangutama, itu 73 miliar rupiah. Setelah diskusi panjang kita ingin menyelesaikan masalah air di wilayah Badung Selatan terutama di daerah Unggasan, Pecatu dan sebagian Jimbaran. Karena selama ini yang 73 miliar itu, menurut kami setelah rapat pak sekda dan jajaran eksekutif , bahwa tidak mencukupi kebutuhan air”, ujar Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti.

Anom Gumanti juga menjelaskan bahwa kebutuhan air di Badung Selatan (Ungasan, Pecatu dan Jimbaran) 2000 liter perdetik, sementara anggaran 73 miliar itu hanya mampu mensuplay sekitar 1500 liter perdetik.
“Kami dorong, sudah tambah lagi penyertaan modal ini agar mampu mensuplay air sesuai dengan kebutuhan 2000 liter perdetik. Mudah – mudahan masalah kelangkaan / kekurangan air ini dapat terselesaikan dan selanjutnya kami sudah memberikan saran kepada Perumda Air Minum Mangutama agar melakukan inovasi – inovasi”, jelas Anom Gumanti

Iapun memperkirakan mensuplay air kedepan dengan sudah dibangun yang namanya infrastruktur jalan, tidak teetutup kemungkinan perkembangan pembangunan akan semakin pesat dan pasti kebuthan air semakin meningkat.
“Mungkin bisa mengolah air laut menjadi air baku, jadi mudah – mudahan itu bisa dilakukan. Berapapun nanti anggarannya, coba kita pikirkan sepanjang kemampuan APBD Badung menjangkau, saya kira tidak menjadi masalah”, jelas Anom Gumanti.

Berita Terkait

Kapolda Bali Tanam Pohon dan Bersih ...
Malam Ketiga AKSIKU Klungkung Semarak: Wabup ...
Belajar dari Krisis BBM Bali, Pertamina ...
Perkuat Pengamanan Perbatasan, Bupati Kembang Serahkan ...