Pesona Alam Bukit Saab, Hamparan Perbukitan Indah Berbalut Awan Putih

 

Kutatv.com ||  Karangasem. Pesona Bukit Saab menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang sangat menyukai petualangan alam. Untuk menuju Bukit Saab wisatawan dapat memilih 2 medan trekking yang direkomendasi yakni dapat melalui Dusun Jatituhu, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem atau lebih dikenal sebagai jalur jatituhu, maupun melalui jalur pendakian dan rute petualangan populer yang terletak di Dusun Darmaji, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem atau lebih dikenal sebagai jalur Manik Aji.

Untuk trekking menuju Bukit Saab melalui jalur jatituhu dapat ditempuh sekitar 1 jam 30 menit, selain itu wisatawan juga dapat menikmati panorama alam yang luas disepanjang jalan, dengan jalur relatif lebih bersih dari debu, dan lebih sepi dari lalu lintas motor trail, dibandingkan jalur lain.

Selain itu, sering dijadikan bagian dari rute “Mendaki 3 Puncak”, yaitu menyusuri Bukit Saab, Bukit Puncak Sari, dan Gunung Abang.
Seperti yang diutarakan oleh seorang wisatawan bernama Ridwan asal Solo yang melalui jalur Suter, dan menyempatkan transit ke Bukit Truyan.
“Berangkat jam 06.00 wita dengan medan jalur trekking yang tidak begitu curam,” jelas Ridwan

Wisatawan asal Jakarta, Agnes mengungkapkan dirinya baru pertama kali melakukan trekking Bukit Saab yang cukup memacu andrenaline.

“Ini baru pertamakali ke Bukit Saab,” ungkap Agnes yang sangat antusias dengan pesona Bukit Saab

Sebagai destinasi wisata alam yang relatif baru, menurut Ketut Kariasa selaku anggota bidang pengembangan wisata Bukit Saab, sebagai destinasi wisata alam yang relatif baru animo wisatawan untuk berlibur ke Bukit Saab sangat luar biasa.

“Pukul 04.00 wita wisatawan sudah pada datang, untuk weekend Sabtu dan Minggu, tingkat kunjungan sekitar 20 hingga 50 wisatawan yang datang,” ujar Kariasa.
Kelihan Desa Adat Manik Aji, Nengah Sudana, menjelaskan bahwa konunitas Manik Aji selaku pengelola bersama Desa Adat akan terus berupaya meningkatkan terkait infrastruktur pendukung ataupun fasilitas publik untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada wisatawan.

“Akan kami lengkapi semaksimal mungkin secara swadaya oleh masyarakat,” Jelas Sudana

Sudana menambahkan, pihak Desa Adat bersama pengelola juga menyiapkan petugas pengamanan dan juga pos pengaduan sebagai wadah untuk menerima masukan, dan saran untuk kemajuan wisata Bukit Saab.
“ada rencana yang kami siapkan seperti pengamanan wisatawan, adanya pos pengaduan dengan memanfaatkan aplikasi pengaduan. Kami harapkan juga masukan – masukan dari wisatawan yang berkunjung ke Bukit Saab,” harap Sudana

Untuk melestarikan alam Bukit Saab, pengelola dan Desa Adat Manik Aji juga akan melakukan penanaman pohon di sekitar Bukit Saab.

Berita Terkait

TDP Festival 2026 Ribuan Peserta Antusias Ikuti ...
Puncak HUT ke-76 IDI di Jembrana, ...
Tinjau Jalan Lingkar Nusa Ceningan, Bupati ...
Bangun Ekosistem Inovasi dari Satuan Pendidikan ...