Rektor Universitas Pendidikan Ganesha Prof. I Wayan Lasmawan
Mangupura.Kutatv.Com || Dari Nusa Dua ini lahir beberapa ide gagasan serta pemikiran – pemikiran inovatif, bagaimana gagasan itu terkelola untuk mempercepat dan memperkuat terwujudnya Indonesia emas 2045
Hal tersebut diutarakan oleh Rektor Universitas Pendidikan Ganesha Prof. I Wayan Lasmawan, M.Pd usai pembukaan Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI XII) tahun 2026 oleh Menteri DIKTI Saintek RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M. Eng., Ph.D. bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, ditandai dengan pemasangan kepingan puzzle pohon beringin pada Jumat (2/10/2026) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNCC), Kuta Selatan, Badung.
“Kita berharap melalui konvensi ini akan lahir Deklarasi Bali yang membuat beberapa pointer untuk kita sampaikan kepada pemerintah melalui Kementerian DPR RI, agar betul-betul pendidikan khususnya pendidikan tinggi ini dapat terkelola dengan baik ,sebagaianan yang diamanahkan,”jelas Prof. Lasmawan
Prof. Lasmawan menambahkan Konvensi Nasional Pendidikan XII, mengusung tema transformasi pendidikan menuju Indonedonesia emas, ada 3 isu strategis yang memang menjadi rujukan untuk dibahas yakni pertama tentang penguatan karakter, kedua melalui konvensi ini akan lahir ide gagasan serta inovasi mutu guru, sehingga tercapainya tujuan pendidikan nasional dan ketiga Konvensi Bali sebagai media strategis serta muara dari berbagai ide gagasan yang inovatif dari para pakar dan pengambil kebijakan.
“Kembali kepada marwah, betul betul menjadi pintu pertama dan pintu utama pembangunan SDM yang berkualitas dan berkompeten sehingga akan lahir sebuah bahasa pendidikan yang baik,” ungkap Prof Lasmawan.
Mengenai pengaturan dan panduan peran AI di bidang Pendidikan. Prof. Lasmawan menegaskan tidak boleh terlalu “saklek”
“Untuk pengaturan dan panduan AI sudah ada, kita tidak terlalu “saklek” mungkin perlu pemikiran lebih jauh karena pendidikan mestinya tidak mengahrapkan kepada teknologi tapi bagaiman pendidkan itu mampu memanfaatkan dan mampu menggunakan kemauan teknologi sebagai salah satu instrument untuk menjadikan pendidikan itu lebih mudah,” tegas Prof. Lasmawan.
Ajang akademik 2 tahunan, KONASPI XII tahun 2026, Universitas Universitas Pendidikan Ganesha bertindak selaku tuan rumah, melibatkan 1.694 peserta dari 12 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Negeri anggota Forum Rektor LPTKNI.
Untuk KONASPI XIII tahun 2028, akan digelar di Bandung – Jawa Barat bertindak sebagai tuan rumah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
( Jul/Ktv ) *


