Ngerasakin Upacara Untuk Tanaman Pertanian, Bentuk Syukur Atas Limpahan Hasil Panen


Kutatv.Com || Buleleng. Sejak subuh, warga telah berdatangan untuk bergotong royong menyiapkan sarana upacara ngerasakin bertepatan dengan tilem sasih ke tiga pada (12/8/2026) Desa Pedawa, Banjar Buleleng.

Ngerasakin dilaksanakan oleh keluarga desa dengan menghaturkan sarana upacara di Sanggah Abian dan Pelinggih Penunggu Karang rumah.

Pada upacara ini juga, keluarga menghaturkan babi guling.

Tidak ada siklus waktu dalam melaksanakan upacara ngerasakin ini, yang terpenting ada  hewan ternak babi yang dimiliki untuk nantinya di hatur. Bisa 2 tahun sekali atau bahkan lebih, sesuai kemampuan.

Menurut keluarga yang melaksanakan ngerasakin yakni Ni Komang Ayu, mengatakan bahwa upacara ngerasakin bertujuan untuk berterimakasih atas limpahan hasil pertanian.

“bentuk syukur atas limpahan hasil pertanian yang diperoleh selama ini,”jelas Komang Ayu.

Uniknya, selama berlangsungnya upacara ngerasakin tidak dipimpin oleh seorang pemangku, namun oleh seorang tukang sapa, yang melakukan penghantaran upacara dengan secara ngayat kehadapan Ida Sanghyang Widi Wasa melalui prabawanya Ida Betara – Ida Betari dan juga selama prosesi ngerasakin akan dibantu oleh serati banten.

Usai upacara daging babi yang dihaturkan akan dilakukan ngurak oleh warga, untuk selanjutnya daging babi tersebut akan dihantarkan (melalui jotan) diberikan kepada keluarga , dan Banjar sesuai dresta di Desa Pedawa.

Inilah bentuk tatanan upacara, gotong royong dan sosial di masyarakat Desa Bali Aga Pedawa yang masih eksis dan lestari hingga kini.(Jul/Ktv) 

 

Berita Terkait

Ratusan Warga Desa Adat Kuta Ikuti ...
RATUSAN WARGA DESA ADAT KUTA MENGIKUTI ...
Karya Atma Wedana Desa Adat Tuban ...
Gubernur Koster Dorong Atma Wedana Massal ...