LPD DESA ADAT KUTA LAUNCHING “ 24 BMW

BENDESA ADAT KUTA MENYERAHKAN DANA SECARA SIMBOLIS KEPADA PESERTA BMW TAHAP 1 TAHUN 2017

BENDESA ADAT KUTA MENYERAHKAN DANA SECARA SIMBOLIS KEPADA PESERTA BMW TAHAP 1 TAHUN 2017

                                                                                                                                                                    LPD DESA ADAT KUTA LAUNCHING “ 24 BMW

 

Badung,Jumat; 17 November 2017.

Lembaga perkreditan Desa  ( LPD ) Desa Adat Kuta mengadakan seminar sekaligus men-LAUNCHING program “ BMW” yaitu Berani menjadi Wirausaha, program ini telah lama dicanangkan oleh ketua LPD desa adat Kuta, namun kali pertama bisa dilaksankan. Walaupun ditengah ekonomi masyarakat yang semakin melambat, merupakan suatu tantangan untuk membantu krama desa adat kuta yang ingin ber-usaha namun kesulitan permodalan.

Bendesa adat Kuta I Wayan Swarsa mengatakan, program ini dilakukan untuk menyangga ekonomi kerakyatan dengan meberikan dana bergulir kepada masyarakat adat kuta, dengan menyisihkan keuntungan bersih LPD dalam bentuk dana sosial untuk diberikan kepada masyarakat adat dengan tanpa bunga dan tanpa anggunan, besar pinjaman yang diberikan bervariasi tergantung jenis usaha yang dirintis oleh masyarakat, dengan tegang waktu yang bervariatif pula, satu tahun, dua tahun dan ada tiga tahun dengan pinjaman terkecil 10 juta rupiah. Tahapan ini adalah yang pertama, kemudian dari hasil usaha masyarakat yang telah menerima bantuan dana ini agar bisa menyisihkan untuk pembayaran cicilanya, sehingga enam bulan lagi, Astungkara bisa kita gulirkan dana tahap kedua; jelas Jro Bendesa I Wayan Swarsa.

Setelah di Launching BMW oleh Jro Bendesa yang ditandai dengan pemukulan gong serta ditampilkan Tarian Maskot LPD Desa Adat Kuta ‘ PULU MESARI.

Rangkaian Launching BMW disajikan  seminar kewirausaha dengan narasumber I Dewa Made Muku, Seminar kewirausaha pertama kali yang diselenggarakan oleh LPD desa Adat Kuta, sehingga masyarakat yang menerima bantuan BMW mendapat pengetahuan untuk menjalankan usahanya. Seminar dihadiri 200 orang peserta terdiri dari berbagai elemen masyarakat adat Kuta.

Acara diakhiri dengan pemberian doore prize dan santap siang bersama.

***red/Q-ai

 

Leave a comment

Your email address will not be published.

*